[Program Unggulan: Paru Lingkungan] Pengabdian Masyarakat di Pasar Seni Klungkung

Penyakit Paru Lingkungan merupakan gangguan atau penyakit paru yang disebabkan oleh paparan faktor lingkungan, baik di luar maupun di tempat kerja, seperti debu, asap, gas beracun, dan bahan kimia. Risiko mengalami masalah paru meningkat pada individu yang bekerja di sektor seperti pertambangan, konstruksi, industri tekstil, atau manufaktur, terutama bila terpapar partikel seperti silika, asbes, atau uap kimia tanpa perlindungan memadai. Paparan kronis ini dapat memicu berbagai kondisi, termasuk Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan fibrosis paru.


Oleh karena itu, skrining fungsi paru secara berkala sangat penting, salah satunya menggunakan spirometri, yaitu pemeriksaan yang mengukur volume dan aliran udara saat bernapas. Spirometri membantu mendeteksi gangguan ventilasi lebih dini, bahkan sebelum gejala klinis muncul, sehingga intervensi preventif dapat segera dilakukan untuk mencegah progresivitas penyakit.


Program Studi Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK Udayan secara rutin mengadakan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan setiap tahun di berbagai desa dan melakukan penyuluhan serta skrining terkait Paru Lingkungan, salah satunya ada kegiatan hari ini, 12 April 2025 di Pasar Seni Klungkung dimana para staff, tendik dan siswa melakukan skrining dengan kuisioner, pemeriksaan spirometri dan edukasi-sosialisasi dengan PPT. 


Sebelumnya, di tahun 2024, Program Studi Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK Udayan telah melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Pucaksari dengan target populasi petani kopi di Desa tersebut, serta Pengabdian Masyarakat di TPA Suwung dengan target populasi para pekerja di TPA tersebut